Website Edukasi dan E-Learning

 Perancangan Website Sederhana dengan

Menggunakan Blogger dengan Website E-Learning


1. Apa Itu Website Edukasi


Website edukasi adalah situs online yang dibuat dengan tujuan memberikan pembelajaran jarak jauh. Beberapa universita atau perguruan tinggi, saat ini sudah banyak yang menerapkan pembelajaran jarak jauh dengan media website.


Website edukasi memang menjadi solusi tepat agar pendidikan bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat. Selain sebagai media pembelajaran utama, bagi sekolah-sekolah website edukasi bisa dijadikan juga sebagia media pendukung agar siswa memiliki banyak referensi dalam belajar.


Dengan menggunakan metode e-learning, maka sebuah lembaga pendidikan bisa menjangkau peserta didika lebih jauh, bisa berinteraktif kapan saja dan dimana saja, mempermudah penyempurnaan dan penyimanapan materi. Dengan demikian maka peserta didik juga akan lebih aktif dan kreatif dalam mendalami sebuah materi pelajaran


2.  Cara membuat Website Edukasi

Cara membuat website edukasi online atau e-learning sangatlah mudah. Apalagi sekarang banyak sekali script web berbasis PHP yang bisa diunduh secara gratis. Moodle adalah salah satu penyedia scrip web Content Managemen Sistem (CMS) gratisan.
Moodle merupakan sebuah aplikasi Course Management System (CMS) gratis dapat di-download, digunakan ataupun dimodifikasi oleh siapa saja dengan lisensi secara GNU (General Public License). Anda dapat men-download aplikasi Moodle di alamat http://www.moodle.org . Saat ini Moodle CMS sudah digunakan pada lebih dari 150.000 institusi di lebih dari 160 negara didunia.
Aplikasi Moodle dikembangkan pertama kali oleh Martin Dougiamas pada Agustus 2002 dengan Moodle Versi 1.0. Saat ini Moodle bisa dipakai oleh siapa saja secara Open Source. Sistim yang dibutuhkan agar aplikasi Moodle ini dapat berjalan dengan baik adalah sebagai berikut:
– Apache Web Server
– PHP
– Database MySQL atau PostgreSQL
Dengan menggunakan Moodle kita dapat membangun sistim pendidikan dengan konsep E-Learningpembelajaran online ) ataupun Distance Learning (Pembelajaran Jarak Jauh). Dengan konsep ini system belajar mengajar akan tidak terbatas ruang dan waktu. Seorang dosen/guru/pengajar dapat memberikan materi kuliah dari mana saja. Begitu juga seorang mahasiswa/siswa dapat mengikuti kuliah dari mana saja.

Adapun cara membuat website edukasi online atau e-learning sama dengan membuat website lainnya. Yang diperlukan untuk membuat sebuah website yaitu domain dan hosting. Sama halnya dengan membuat website pendidikan untuk satuan pendidikan yang sudah saya bahas.

3. Tujuan Website Edukasi

Website Pendidikan sebagai sarana personalisasi hubungan antara pusat dan komunitas pendidikan agar dapat saling berkomunikasi dan menyebarkan informasi berkaitan dengan pendidikan secara luas.

Website pendidikan seharusnya memberikan informasi pendidikan secara luas kepada siswa khususnya dan masyarakat luas dengan terus menyajikan informasi terupdate tentang perkembangan lembaga pendidikan dan juga memberikan kegiatan belajar mengajar secara online. Biasanya masalah yang sering dihadapi oleh website pendidikan adalah tidak adanya pengelola website yang mengumpulkan data sekolah dan menyajikan secara online.

4. Manfaat Website Edukasi

Website pendidikan dapat meningkatkan prestasi dan reputasi lembaga pendidikan itu sendiri, misalnya saja ada siswa di lembaga pendidikan itu berhasil menciptakan sesuatu yang baru, maka website pendidikan dapat digunakan sebagai media penyampaian informasi kepada masyarakat baik dalam negeri maupun luar negeri tentang penemuan tersebut, dan dapat berkomunikasi dengan masyarakat luas tentang bagaimana pengembangan dan kelanjutan temuan tersebut.

Website pendidikan dapat terdiri dari situs web yang memiliki permainan, video, atau sumber daya terkait topik yang bertujuan sebagai alat untuk meningkatkan pembelajaran dan melengkapi pengajaran di kelas. Situs web ini membantu membuat proses belajar menjadi menarik bagi siswa terutama di masa sekarang ini.

Meskipun ada banyak keuntungan dari situs web semacam itu, kita juga perlu menyadari hal-hal negatifnya. Siswa harus dibimbing dengan benar.

Tanpa bimbingan yang tepat, siswa hanya menemukan sumber daya dan konten yang tidak dapat diandalkan atau tidak sejajar dengan arah pengajaran di kelas.

Karena siswa dapat dengan mudah teralihkan pada situs web tersebut dan akhirnya menghabiskan waktu untuk kegiatan yang berada di bawah level mereka atau tidak melengkapi atau menambah pengajaran di kelas. Akses dan kebebasan tanpa batas di internet dapat berbahaya, terutama bagi siswa yang lebih muda.


Komentar